Always Think From Another Side

Archive for October, 2011

Hening


“Menyia-nyiakan waktu yang ada itu sungguh tidak menarik dan membosankan”

Seperti hari sabtu yang kemarin-kemarin, aku sibuk membuat bagaimana caranya agar tubuhku berolahraga. Lebih tepatnya memaksa diri untuk berolahraga. Tak ada yang salah dengan kegiatanku satu ini, namun setelah pertandingan usai, setelah keriuhan menghilang. Aku merasa kok ada yang salah ya. Sepertinya aku berada pada titik kebosanan yang kritis.

Hampir sepanjang pagi kuhabiskan waktuku lelap. Siang berlalu dan beranjak malam. aku BBMan dengan salah satu temanku dan juga kusambi dengan membaca karya Dewi Lestari. Entah kenapa sepertinya ada sedikit tamparan keras padaku, mulai dengan ketidak-teraturan, serotonin, bifurkasi atau persimpangan (hal ini pernah ku-analogikan ada palu yang memecah otakku) dan juga berkarya. Selama ini terhitung masih beberapa karya yang aku hasilkan.

Malam itu aku gak bisa tidur, ditambah dengan ngeblog (ngebaca blog temenku) aku jadi berpikir ulang dengan purpose-ku di dunia ini. Walaupun aku pernah berpikir bahwasannya end of the world it’s a collect point for best result in “akhirat”. Muncul pertanyaan, udah ngapain aja di dunia ini, udah berbagi apa dengan mereka, udah bisakah melakukan yang terbaik untuk hari dsb. Hal itu serasa terus menerus menghantuiku. Aku berpikir ini saatnya, ini yang kucari. Aku pun mulai merumuskan seperti apa kiranya :

1. Bahagia

Konstan dalam bahagia adalah ketidak-teraturan, bagaimana cara pintar kita memancing serotonin dalam otak kita. Explore!, paksa lebih mencari tantangan, lakukan dengan disiplin dan catat. Berdasarkan dalil yang intinya ilmu itu ada di kertas, trigger/pemancing jalur otak kita.

2. Berbagi

Apa saja, ilmu, kesenangan, dsb. Setidaknya membuat mereka bahagia, meringankan pekerjaan mereka ataupun membuat mereka lebih mudah dalam melakukan sesuatu dengan apa yang kita lakukan.

3. Runut dan Hasil

Dalam suatu konteks pekerjaan, permainan, hidup, cinta dan semua hal di dunia ini. Sebenernya yang diperlukan pertama adalah fundamentalisnya adalah cita-cita. Next runut dan jelas, kalo sampai segini harusnya segini. Bukan cuma membuang waktu yang tidak jelas dengan membuat hal yang tidak penting. Passion, ini yang paling penting dan aku sedang dalam tahap belajar untuk ini. Sabar nikmati, putuskan dan lakukan. Mengutip di balik tirai otak “Hidup itu sederhana, apa itu pilihanmu, bertanggung jawablah dengan pilihan itu”. Selesai.

Banyak hal lain lagi yang mestinya aku pelajari. Bersikeraslah dan bertanggung jawablah dengan sebaik-baiknya. Pada akhirnya, memang benar “Jangan pernah sia-siakan dirimu dengan berleha-leha, karen apa yang anda lakukan akan selalu sepadan dengan apa yang anda dapat”. Semoga malam ini nyenyak pisan 😦

Advertisements

Tag Cloud