Always Think From Another Side

Euphoria


Spanyol merengkuh kemenangan yang sempurna setelah 44 tahun lamanya puasa gelar, dari seluruh pertandingan mulai dari penyisihan hingga partai puncak tim ini tidak mengalami kekalahan satu pun berawal dari kemenangan yang meyakinkan melawan tim yang digadang-gadang sebagai kuda hitam dari keseluruhan pagelaran ini yaitu Rusia, taji itu berlanjut pada pertandingan berikutnya yang dengan sukses menggulung Swedia dengan skor 2-1, David Villa menjadi aktor kemenangan tim matador dalam pertunjukan ini, golnya yang dilesakkan pada menit 90+2 menjadi saksi bisu kehebatan sang matador. Pada pertandingan terakhir sepertinya merupakan pertandingan balas dendam spanyol yang dengan pahitnya pada pagelaran empat tahun yang lalu spanyol disingkirkan Yunani hanya karena beda gol, dengan bermodal kepahitan yang diterima empat tahun silam seakan tak ada cela untuk Yunani mencuri gol lebih dulu, Spanyol seakan kalap dan membombardir gawang Yunani dengan 2 gol tanpa balas hingga akhir peluit babak pertama berakhir. Menjelang akhir babak kedua melewati serangan yang tersusun rapi Yunani berhasil mencuri 1 gol namun itu tak cukup membantu ketika peluit tanda berakhirnya pertandingan sudah terdengar, Spanyol mengungguli Yunani dan juga memupuskan Yunani yang menyandang sebagai juara bertahan untuk angkat koper terlebih dahulu dari pagelaran ini. Pada babak perempat final tim Matador ditantang oleh Sang Jawara Dunia Italia, namun sepanjang perhelatan akbar ini Italia tidak bermain pada formnya setelah dilumat 3 gol tanpa balas oleh Belanda Italia cuma bisa bermain imbang di pertandingan berikutnya melawan Rumania, Italia mulai menampakkan keberingasannya pada pertandingan terakhir yaitu melawan Prancis yang juga pada saat itu memiliki poin dan selisih gol yang sama dengan Italia. 2 gol tak berbalas menjadikan Italia jawara di pertandingan tersebut, Forza Italia!. Tak dinyana pada survival game ini Italia seakan membuat kewalahan Spanyol hingga terpaksa pertandingan tersebut diselesaikan dengan adu penalti, pertarungan reputasi antara kiper dunia Iker Casillas dan Gianluigi Buffon, Iker Casillas yang sedikit lebih pendek dibandingkan kiper Italia seakan tak mau kalah, 2 kali tendangan dari Italia berhasil dimuntahkannya yang menjadikan pertandingan itu milik “El Matador”, jarum itu berhasil dilewati, Grazie!. Pada pertandingan berikutnya Rusia, yang dengan mengejutkan mengalahkan Belanda dengan skor yang menjanjikan, 1 gol untuk Belanda 3 gol untuk Rusia, sungguh diluar dugaan Belanda yang pada sepanjang pertandingan penyisihan berhasil menghancurkan 2 tim terbaik sejagad Italia dan Prancis akhirnya runtuh oleh tim dari negara eropa timur. Pelatih Rusia Guus Hiddink sempat menyatakan bahwa tim yang diasuhnya tidak akan kalah lagi seperti kala pertandingan perdana grup D dimana Spanyol dengan mantab menghancurkan Rusia 4-1, kenyataan ternyata tak berbanding, sekali lagi tim besutan Luis Aragones tampil dengan sangat meyakinkan dan hasil akhir bisa ditebak tiga gol tanpa balas dilesakkan para punggawa tim Spanyol. Spanyol melenggang ke partai puncak yang akan dihadapi adalah tim berjuluk Panser yang sempat terseok-seok di penyisihan dan tampil sangat meyakinkan di babak survival dengan merobohkan tim besutan Luiz Felipe Scolari dan memupuskan tim kuda hitam dari eropa timur lainnya, Turki. Partai puncak ini dihelat di Wina yang berpenduduk kurang lebih 1.550.123 jiwa apakah akan menjadi saksi bisu keperkasaan sang Matador dalam melumpuhkan lawan-lawannya ato terkaman sang panser kepada sang Matador?, Saling adu taktik dan adu strategi adalah taruhannya siapa yang lebih dia yang meraihnya, disinilah ujiannya. Diprediksi perang di antara lapangan tengah menjadi jaminan siapakah yang terhebat di ranah eropa saat ini, sejak menit pertama tim besutan luiz aragones menggeliat lewat serangan dari poros tengah, sang panser seakan tercabik dan teraniaya dengan kecepatan anak-anak matador lewat sebuah serangan satu dua yang cantik pada menit ke 33 umpan matang ke depan yang diteruskan dengan cantik oleh protagonista dari spanyol fernando torres berbuah gol yang ternyata itu adalah gol pembuka sekaligus gol kemenangan dari El Matador, buah manis untuk Spanyol setelah puasa gelar yang beruntut lama. Bravo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: