Always Think From Another Side

Archive for September, 2007

Instalasi DJBDNS for Debianers


Sebelumnya jangan lupa bagi pengguna Debian Etch tuliskan source paket baru

1. vim /etc/apt/sources.list

2. tambahkan deb http://ftp.de.debian.org/debian etch main contrib

3. simpan dan kemudian ketikkan apt-get upgrade

Proses Installasi, pada djbdns kita membutuhkan 2 paket pendukung yaitu ucspi dan daemontools

1. Download paket daemontools

# apt-get install daemontools-installer

2. Kemudian build paket tersebut

# build-daemontools

3. Download paket ucspi-tcp

# apt-get install ucspi-tcp

4. Build paket tersebut

# build-ucspi-tcp

5. Download paket djbdns

# apt-get install djbdns-installer

6. Build paket tersebut

# build-djbdns

Konfigurasi DJBDNS Sebagai DNSCache

1. Buat account user baru dengan nama dnscache dan dnslog
# useradd -d /dev/null -s /bin/false dnscache
# useradd -d /dev/null -s /bin/false dnslog

2. Buat direktori log dan file konfigurasi
# dnscache-conf dnscache dnslog /etc/dnscache 202.69.106.2
202.69.106.2 adalah IP Address komputer yang akan dijadikan server

3. Hapus file 127.0.0.1 pada direktori /etc/dnscache/root/ip
# rm -f /etc/dnscache/root/ip/127*

4. Buat file kosong yang akan menunjukkan IP Network yang akan diizinkan untuk menggukan cache.
karena yang dijalankan dnscache pada 202.69.106 maka kita mengizinkan ip 202.69.106
# touch /etc/dnscache/root/ip/202.69.106

5. Buatlah simbolik link yang akan digunakan oleh svscan untuk mengontrol dan memonitor service
dnscache.
# ln -s /etc/dnscache/service
# svstat /service/dnscache

6. Pada komputer server dan client yang berada dalam jaringan 202.69.106.2 pada /etc/resolv.conf
ditambahkan berikut pada baris paling atas
# nameserver 202.69.106.2
202.69.106.2 adalah nomor IP Adress komputer server dnscache.

7. Anda dapat melakukan pengecekan dengan melakukan look-up pada komputer client.
# nslookup http://www.yahoo.com

Pidgin 2.1.1.14


…gara-gara Fedora Core punya tetangga 🙂 akhirnya harus install Pidgin yang terbaru –masalahnya bukan Fedora Corenya, tapi Fedora Core yang sudah terinstall dengan sukses Pidgin yang paling anyar–, menu yang ditawarkan cukup lumayan, Pidgin terbaru sudah bisa mendownload alias name di server Yahoo Messenger –cocok untuk saya yang kadang lupa :D–, ok!, disini saya menggunakan distro Debian dengan Desktop KDE versi 3.5, setelah berkutat dengan file .deb dan beberapa library-library yang bikin pusing, akhirnya harus kompile manual, hehe…, tapi sebelum itu saya harus download beberapa depedensi yang dibutuhkan.

1. Download dependensi yang dibutuhkan dengan mengetikkan

apt-get install build-essential gcc g++ intltool intltool-debian libglib2.0-0-dbg libglib2.0-cil libglib2.0-data libglib2.0-dev libgtkspell-dev libgtkspell0 libxml2-dev libnss3-dev libssl-dev libgstreamer0.10-0 libgstreamer-plugins-base0.10-0 libgstreamer-plugins-base0.10-dev

setelah proses itu selesai kita mendownload pidginnya di

2. wget http://downloads.sourceforge.net/pidgin/pidgin-2.1.1.tar.bz2

3. extract file tersebut dengan perintah tar -xvvf pidgin-2.1.1.tar.bz2

4. masuk ke folder hasil extract tadi.

5. ketikkan perintah

./configure –enable-gnutls=yes –enable-mono –enable-nm –enable-consoleui –enable-gevolution –enable-gstreamer –enable-plugins –disable-schemas-install –enable-screensaver

6. proses terakhir ketikkan

make && make install

7. Selesai 😀

Tarian Balerinaku


..malem itu sehari sebelum kepulanganku ke tempat kelahiranku, aku berbincang dengan gadis manis –yang jelas bukan paman petani, kalo gadis paman petani itu lagunya koes plus– hingga larut perbincanganku yang mm seru, asyik, dan menarik. berawal obrolan santai itu menceritakan tentang aku dan kamu, lingkungan dimana aku tumbuh, lingkungan dimana dia tumbuh, keseharian-keseharian kami yang mungkin bisa jadi cerita dan pengalaman. sampai pada aku melihat tarian balerinaku yang aku anggap itu sesuatu yang menarik, dan membuatku diam dan tersenyum simpul melihat tingkah dan lenggak-lenggok balerinaku, hap..hap..begitulah cara dia melangkah, dengan busananya yang anggun dan parasnya yang cantik. Tak berhenti aku mengamatinya, aku suka dia, dia terlihat menyenangkan, dengan gayanya yang pemalu, pesta telah usai, nampak wajah capai dari balerinaku dan dia pun berkata, “sudah, sekarang waktunya istirahat”…

Tag Cloud