Always Think From Another Side


$apt-get install dnsmasq

setelah selesai kemudian editlah file ini

$vim /etc/dnsmasq.conf
(dalam contoh ini saya menggunakan editor vim)

listen-address=127.0.0.1
kemudian pastikan bahwa pada baris tersebut tidak ada tanda “#”

$vim /etc/dhcp3/dhclient.conf

#supersede domain-name “fugue.com home.vix.com”;
prepend domain-name-servers 127.0.0.1;
request subnet-mask, broadcast-address, time-offset, routers,
domain-name, domain-name-servers, host-name,
netbios-name-servers, netbios-scope;

pastikan pada kata “prepend domain-name-servers 127.0.0.1”
di depan kata itu tidak ada tanda “#”

$vim /etc/resolv.conf

kemungkinan tampilan default seperti ini

search yourisp.com
nameserver 217.54.170.023
nameserver 217.54.170.024
nameserver 217.54.170.026

dan rubah tampilan tersebut dengan

search yourisp.com
nameserver 127.0.0.1
nameserver 217.54.170.023
nameserver 217.54.170.024
nameserver 217.54.170.026

tidak usah bingung dengan IP dibawah 127.0.0.1 karena itu cuma sebagai contoh saja.

ok, semua konfigurasi sudah dilakukan, sekarang coba restart paket tersebut dengan menggunakan command ini

$/etc/init.d/dnsmasq restart

untuk melihat seberapa cepat cache DNS tersebut ketikkan command ini

$dig http://www.yahoo.com

Kamu akan melihat tampilan seperti ini “;; Query time: 38 msec”.
sekarang ulangi command tersebut, dan kamu akan melihat seperti ini:”;; Query time: 2 msec”

Nice Try!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: